Soal Gaji yang Tak Perlu Dibicarakan Dengan Anak | Qerja

Soal Gaji yang Tak Perlu Dibicarakan Dengan Anak

Eka Utami, 3 years ago
Soal Gaji yang Tak Perlu Dibicarakan Dengan Anak

Kebanyakan anak tidak mengerti soal uang. Anak-anak yang masih berusia sangat muda memang belum siap dan belum perlu memahami tentang uang. Ahli Finansial Beth Kobliner menulis buku Make Your Kid a Money Genius (Even If You’re Not): A Parents’ Guide For Kids 3 to 23, dan mengatakan bahwa orangtua bisa menunda pelajaran tentang uang pada anak. Berikut tujuh hal tentang uang yang tidak perlu dibicarakan dengan anak seperti dikutip dari Businessinsider.co.id.

Penghasilan Orangtua

Anda tidak perlu mengungkapkan berapa besar penghasilan bulanan kepada anak. Tapi, jika mereka bertanya, Anda bisa menjawabnya dengan bijak dan menyertakan penjelasan tentang konteks gaji. Misalnya, rata-rata gaji pegawai kantoran di Indonesia Rp 5 juta. Kemudian Anda bisa memberi tahu anak bahwa kisaran gaji orangtuanya berada di atas atau di bawah rata-rata. Dengan begitu, pertanyaan anak terjawab. Anak juga mendapat gambaran bahwa tidak semua orang dewasa di keluarga lain mendapat penghasilan yang sama.

Siapa yang mendapat penghasilan lebih besar? Ayah atau ibu?

Ketika kedua orangtua bekerja, Anda tidak perlu menjelaskan kepada anak tentang siapa pencari nafkah utama untuk keluarga. Jika Anda memberi tahu bahwa ayah mendapat gaji lebih besar dari ibu, atau sebaliknya, maka anak akan menganggap kontribusi dari salah satu orangtua lebih penting. Anak juga akan melihat bahwa profesi tertentu seperti pengacara atau dokter bisa mendapat penghasilan lebih baik daripada guru.

Selain itu, anak juga harus memahami kondisi jika ada salah satu orangtua tidak bekerja untuk mengurus rumah tangga. Menjadi ibu rumah tangga atau ayah rumah tangga juga sebuah pekerjaan, meski tidak menghasilkan uang. Anda harus menanamkan pada anak bahwa kedua orangtuanya adalah tim yang bekerja sama. Sehingga perkara penghasilan siapa yang paling besar bukanlah hal yang penting.

Berapa banyak dana yang disimpan untuk masa pensiun

Dana pensiun adalah sesuatu hal yang rumit untuk dimengerti, bahkan untuk orang dewasa sekalipun. Anak-anak mungkin belum memahami mengapa orangtua menyimpan banyak uang di dalam tabungan dan tidak bisa menghabiskannya begitu saja. Jadi, Anda tidak perlu menjelaskan apapun kepada anak tentang pensiun.

Seseorang yang berutang pada Anda

Terkadang uang bisa menjadi masalah di dalam keluarga. Misalnya, ketika saudara kandung Anda meminjam uang cukup besar tetapi tidak mengembalikannya tepat waktu. Anda pasti merasa kesal. Anda sebaiknya tidak mengumbar kemarahan di depan anak-anak. Jika Anda menunjukkan sikap seperti itu, anak-anak bisa jadi membeci paman atau bibinya sendiri, bahkan setelah sang paman atau bibi membayar utang.

Anda bisa mengajarkan pada anak untuk berhati-hati sebelum meminjamkan uang. Bahkan pada saudara sendiri sekalipun. Namun, Anda tidak perlu memberi contoh nyata dan membongkar aib keluarga.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next