"Soft Skill" yang Wajib Anda Kuasai

Oleh Hesti Pratiwi, 5 years ago
Biasanya dalam memperkerjakan karyawan, selain keahlian (expertise) dan pengalaman di bidang masing-masing, perusahaan juga melihat soft skill yang dimiliki calon karyawan. Sebab dalam beberapa kasus, ada tipe orang yang memang tidak memiliki kecakapan sosial, kecakapan dalam bersosialisasi, memiliki tata krama yang baik, hingga gaya berpakaian yang pantas. Bahkan ada pula tipe yang tidak tahan terhadap sosialisasi.

Soft skill meliputi kemampuan komunikasi, kecakapan sosial, cara berbahasa, kemampuan mengelola orang, gaya kepemimpinan, dan bagaimana Anda bereaksi terhadap situasi.

Tidak sedikit orang berpendapat bahwa soft skill ini tidak dapat dipelajari dan dikembangkan, karena ia telah menjadi karakter masing-masing orang. Maka tidak jarang sebuah perusahaan mempekerjakan beberapa orang khusus hanya karena punya soft skill yang dianggap cocok dan berguna bagi perusahaan.

Tetapi sebenarnya, soft skill dapat dikembangkan. Hanya saja memang butuh usaha besar, mengharuskan Anda menempatkan diri dalam situasi di mana Anda dapat berkolaborasi dengan orang lain, mengikuti pelatihan kecerdasan emosional dan mencari mentor. Berikut beberapa soft skill yang dapat dikembangkan, dan cara-cara mengembangkannya:

"Public speaking"

Berbicara di depan umum intinya adalah latihan berulang-ulang. Jika giat berlatih, niscaya Anda akan semakin baik dan terampil. Cobalah merekam dan menonton presentasi Anda sendiri. Melakukan hal ini efektif membantu mengurangi semua kesalahan yang dilakukan ketika berbicara. Kesalahan saat berbicara di depan umum dapat mengurangi pesan yang ingin Anda sampaikan, karena khalayak akan terdistraksi dengan gerakan tangan, atau tubuh Anda yang terlalu banyak bergerak. Terakhir tentu saja kebanyakan penggunaan kata-kata pengisi seperti "um".

Menulis

Ini bukan hanya keterampilan yang harus dikuasai editor buku atau jurnalis. Tetapi hampir semua profesi. Cara paling ampuh untuk menguasai keterampilan ini harus berawal dari tekad kuat dalam diri Anda. Disiplin untuk rutin menulis setiap hari adalah hal pertama yang harus ditanamkan. Pelatihan menulis juga berguna, apalagi kini banyak sekali lembaga bahasa serta komunitas yang menyedikan pelatihan menulis. Hal-hal yang pertama kali harus dipelajari diantaranya adalah belajar menulis secara lebih terstruktur dan ringkas, serta menggunakan kalimat yang lebih menarik saat membuat proposal. Bahkan membuat presentasi yang menarik dengan penggunaan kalimat tepat guna.

Pemecahan masalah (problem solving)

Seperti kebanyakan soft skill lainnya, untuk bisa menjadi ‘pemecah masalah’ yang baik, Anda harus rajin mencari bimbingan yang konstruktif, untuk bisa menemukan pola pikir yang tepat. Bisa melalui pelatihan atau mencari rekan sekerja yang berpengalaman untuk menjadi mentor. Selain itu, dari diri sendiri, selalu berlatih mencari cara-cara kreatif menghadapi setiap masalah.

Manajemen manusia (people management)

Manajemen berbeda dari kepemimpinan, karena biasanya manajemen membutuhkan hal-hal yang lebih taktis. Manajemen juga termasuk upaya-upaya untuk membuat karyawan Anda lebih baik. Karenanya, manajer perlu untuk melatih diri atau diberikan pelatihan untuk keterampilan yang satu ini.

Selanjutnya

Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami



Read This Next



Tweets
Ikuti Kami