Lima Fitur Keren Jakarta Smart City Lounge | Qerja

Lima Fitur Keren Jakarta Smart City Lounge

Qerja, 5 years ago
Lima Fitur Keren Jakarta Smart City Lounge

Roma tidak dibangun dalam sehari. Ungkapan ini tampaknya tepat diaplikasikan pada perjalanan membangun dan memperbaiki kota besar sekaliber Jakarta: penuh tantangan dan butuh proses yang panjang berliku. Agar dapat bekerja dengan lebih efisien, pemerintah pun mulai melirik teknologi sebagai metode yang membantu mengoptimalkan perbaikan infrastruktur dan pelayanan terhadap masyarakat. Dari wacana inilah lahir Jakarta Smart City.

Jakarta Smart City adalah realisasi dari konsep kota pintar yang memanfaatkan keunggulan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara penuh untuk memaksimalkan sumber daya yang tersedia demi pelayanan publik, pemecahan masalah, dan pembangunan berkelanjutan yang lebih baik.

Di akhir tahun 2015 lalu, pemerintah Jakarta mengambil langkah selanjutnya untuk mengintegrasikan teknologi ke proses kerja pemerintah dan hidup masyarakat umum dengan membangun Jakarta Smart City Lounge, ruang inkubasi ide dan solusi yang akan direalisasikan melalui berbagai program Jakarta Smart City.

Lounge di sini adalah akronim dari Learn, Open, Unity, Networks, Guidance dan Excellence.

Learn: tempat berbagi, belajar, dan mendapatkan ilmu.
Open: pemerintahan yang terbuka, kolaboratif, dan inovatif.
Unity: kebersamaan dalam membangun Jakarta.
Network: memperluas jaringan untuk dapat bergabung dengan JSC.
Guidance: memberikan arahan pengembangan kota menuju Smart City.
Excellence: memberikan pelayanan publik yang terbaik.

Dengan luas sekitar 500 meter kubik, Jakarta Smart City Lounge memiliki beberapa fitur menarik:

1. Command Center


Ruangan command center bisa dibilang adalah jantung dari seluruh operasi JSC. Dilengkapi dengan layar LED besar yang menampilkan berbagai informasi yang telah terintegrasi dengan sistem Jakarta Smart City, kinerja aparat pemerintah baik pejabat maupun aparat wilayah dapat dipantau secara langsung. Informasi instan ini juga berarti seluruh laporan warga dapat ditanggapi dan ditindaklanjuti dengan cepat dan efisien oleh badan terkait.

Command center juga menjadi ruang pusat komando koordinasi dengan SKPD lainnya terkait kejadian atau permasalahan yang terjadi di Jakarta, misalnya saat terjadi banjir, tim command center dapat mengarahkan petugas Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah, Satpol PP, dan petugas lain untuk segera ke lokasi kejadian dan melakukan penanganan dengan segera. 

Ke depannya, Command center direncanakan akan beroperasi penuh 24 jam sehari memantau semua keadaan darurat untuk peningkatan pelayanan publik.

2. Memanfaatkan Data dan Teknologi Untuk Solusi Lebih Baik

Selain layar LCD untuk pengamatan langsung, command center dilengkapi dengan video surveillance dan sistem Intelegent Operational Center (IOC) untuk menganalisa analisis semua kejadian yang ada di Jakarta. Setelah dipadukan dengan data Waze, CCTV, dan laporan masyarakat, data tersebut akan menjadi prediktif analisis untuk mengantisipasi masalah.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next