5 Hal Yang Baiknya Tidak Dilakukan di LinkedIn | Qerja

5 Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan di LinkedIn

Qerja, 5 years ago
5 Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan di LinkedIn

Tata krama atau etiket dalam pergaulan, tidak lagi sesederhana ketika media sosial belum hadir di tengah kita. Jaringan sosial telah membuat hal-hal menjadi jauh lebih rumit, apalagi jika hal itu menyangkut jaringan profesional seperti LinkedIn.

Mungkin Anda juga sudah sering menyaksikan (atau mengalami sendiri) sanksi sosial yang diberikan netizen pada seseorang di akun media sosial miliknya akibat postingan yang kurang bijaksana. Tapi LinkedIn memiliki aturan yang sama sekali berbeda.

Berikut adalah hal sebaiknya tidak dilakukan di jaringan media sosial profesional Anda.

Mengabaikan pesan dari perekrut ketika Anda tidak sedang mencari kerja

Mungkin Anda sudah cukup puas dengan pekerjaan saat ini. Tetapi, jika ada yang mengirimkan penawaran pekerjaan, jangan abaikan. Ada baiknya Anda tetap membalas pesan mereka. Balas saja dengan jujur dan katakan Anda saat ini tidak sedang mencari pekerjaan.

Tinggalkan kesan terbuka untuk kontak masa depan. Lebih baik lagi menawarkan untuk mengenalkan kandidat yang mungkin cocok untuk kebutuhan mereka. Namun sebelum itu, tetap tanyakan apakah mereka membutuhkan bantuan Anda.

Sebaliknya jika Anda sedang membutuhkan pekerjaan baru, jangan add seseorang hanya untuk bertanya soal kesempatan kerja di perusahaan mereka. Anda bisa mengunjungi situs perusahaan mereka dan mencari tahu lewat situ, bukan?

Lupa mematikan notifikasi pemberitahuan update profil Anda

Jangan bombardir koneksi LinkeInd Anda dengan puluhan update. Saat Anda ingin meng-update profil Anda, jangan lupa terlebih dulu masuk ke halaman Pengaturan lalu aktifkan menu “Turn on/off aktivitas Anda” di bawah Kontrol Privasi.

Setelah Anda selesai, kemudian Anda mengaktifkan kembali kembali sehingga orang dapat melihat ketika Anda mendapatkan pekerjaan baru, menambah keterampilan baru, atau merayakan ulang tahun kerja.

Jangan posting terlalu sering, atau posting hal pribadi

Idealnya Anda dapat  posting dua atau tiga artikel atau mengiklankan situs pribadi perhari. Atau beberapa kali per minggu. Dengan begitu Anda akan tetap selalu terlihat tanpa membuat jaringan profesional Anda merasa terganggu.

Ini adalah jaringan profesional, dan bersikaplah layaknya demikian, jangan posting foto anak, keluarga, atau liburan. Tersedia media sosial lainnya untuk keinginan berbagi yang satu ini. Satu lagi, jangan pernah menanyakan nomor telepon atau kontak melalui update status secara terbuka.

Mengirim request berkali-kali

LinkedIn secara otomatis akan mengingatkan orang yang sudah Anda undang  untuk saling terhubung. Jadi menghapus request lalu mengirimkan request  kembali secara berulang-ulang tidak akan berguna. Sabar saja, karena tidak semua orang rutin mengakses media sosialnya.

Yang perlu diingat juga adalah jangan pernah mengirimkan seseorang undangan koneksi kemudian, saat mereka bergabung dengan jaringan Anda, Anda langsung meminta untuk memperkenalkan Anda kepada seseorang yang mereka kenal.

Atau lebih buruk lagi mengundang orang untuk terhubung dengan Anda untuk mendapatkan alamat email mereka sehingga Anda dapat menambahkannya ke daftar pelanggan newsletter Anda.

Meminta orang untuk meng-endorse skill Anda

Hal paling cepat untuk membuat orang merasa terganggu adalah, Anda meng-endorse skill mereka kemudian meminta balas jasa mereka melakukan hal yang sama. Kecuali Anda sudah bersahabat dekat dengannya.

Jika Anda ingin meng-endorse skill jaringan Anda, lakukan saja dengan tulus tanpa mengharap balas jasa. Orang akan melakukan hal yang sama, jika mereka menganggap Anda memiliki kemampuan yang mencenangkan mereka.

Ini juga berlaku untuk menuliskan rekomendasi. Lakukan ini dengan kejujuran dan tulus. Anda bisa mulai dengan mengatakan sesuatu yang berkesan dengan orang yang pernah bekerja sama dengan Anda. Atau orang yang pernah bekerja untuk Anda. Bahkan untuk atasan Anda. Tapi selalu ungkapkan sesuatu yang jujur, dan lakukan dengan tulus.

Apakah ada yang terlewat? Anda bisa menambahkan dalam kolom komentar. Kami akan sangat senang mendengar masukan dari Anda.

Foto: Pixabay

BACA JUGA:
Lima Tips Mendapat Pekerjaan Lewat Social Media
Industri Media dan Twitter di Mata Roy Simangunsong



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next