Benarkah Kuliah Tidak Membantu Kesiapan Kerja? | Page 2 | Qerja

Benarkah Kuliah Tidak Membantu Kesiapan Kerja?

Steffi Teowira, 3 years ago
Benarkah Kuliah Tidak Membantu Kesiapan Kerja?

Terlebih lagi, pekerjaan yang butuh keahlian teknis dulu memang menjadi dominasi lulusan universitas. Namun kini dengan semakin banyaknya opsi belajar selain kuliah, misalnya kelas online atau kursus, perusahaan mulai melirik kandidat-kandidat berkualitas dengan pengalaman kerja lebih, walau mereka tidak memiliki latar belakang pendidikan elit.

Tanpa adanya program pendidikan soft skill bagi lulusan universitas, apakah ini berarti gelar sarjana kelak sama sekali tidak lagi menjadi jaminan mendapat pekerjaan? Bisa jadi.

Solusi untuk kandidat kerja masa depan

Jika ditanya apakah universitas mempersiapkan murid-muridnya untuk masuk ke dunia kerja, jawabannya tidak sesimpel ya atau tidak. Alasannya sesederhana tidak semua murid terpapar peluang sama untuk memperoleh keahlian yang dibutuhkan saat bekerja.

Bukan berarti universitas saat ini sama sekali ketinggalan soal mempersiapkan generasi talenta masa depan. Di banyak kampus tersedia career center yang diharapkan mampu memandu para siswa dengan nasihat karier. Selain itu, kewajiban magang sebagai persyaratan lulus juga menjadi poin plus di CV murid.

Universitas sebetulnya juga menyediakan sarana mengasah soft skill dengan pilihan kegiatan ekstrakurikuler dan organisasi. Siswa yang aktif dengan kegiatan di luar kelas pun berkesempatan melatih kepemimpinan dan manajemen waktu.

Tidak semua permasalahan di atas bisa dilimpahkan pada universitas. Banyak individu masih terlalu fokus pada jurusan kuliah yang diambil: kira-kira jurusan apa yang paling menjamin stabilitas karier dan gajinya paling tinggi? Padahal, dengan budaya kerja modern yang semakin luwes, jurusan yang dipilih calon pegawai masa depan tidak lagi sepenting adanya pengalaman kerja dan soft skill.

Sebuah institusi pendidikan yang mentereng tidak ada gunanya jika para muridnya tidak proaktif. Dengan membangun keahlian melalui pengalaman berorganisasi, kegiatan ekstrakurikuler, dan magang, kandidat bisa menunjukkan bahwa mereka adalah pilihan kompeten yang siap kerja.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next