Halo Fresh Graduates, Ini Cara Bijak Mengatur Gaji Pertamamu

Oleh Hesti Pratiwi, 5 years ago

Gaji pertama adalah sebuah momentum penting yang menunjukan bahwa Anda sudah mampu berdikari. Untuk pertama kalinya, setelah sekian lama bertumpu pada orang tua untuk membiayai pendidikan serta pengeluaran sehari-hari, Anda punya penghasilan sendiri. Maka wajar dan lazim jika biasanya gaji pertama digunakan untuk bersenang-senang, memanjakan diri sendiri atau bersama teman-teman.

Di tengah semua kesenangan, penting untuk mengatur gaji pertama. Tentu saja karena ini akan membentuk pola pengeluaran Anda. Jika gaji pertama saja sudah kebobolan dan meninggalkan utang, gaji berikut akan fokus untuk melunasi utang sebelumnya.

Perlu diingat, jumlah nominal yang Anda terima bukan untuk dihabiskan dalam sekejap. Mau tahu hitungan ideal mengatur keuangan? 30 persen untuk investasi masa depan, 20 persen untuk tabungan sehingga Anda punya dana untuk keperluan mendesak. Nah, yang dihabiskan untuk kebutuhan sebenarnya hanya 50 persen total kebutuhan. 

Sedikit sekali, mana cukup? Sebagai anak baru, tentu butuh pakaian, sepatu yang layak untuk ke kantor. Gaji pertama juga biasanya tidak terlalu besar. Maka, dari itu, mulailah latihan menerapkan gaya hidup sesuai dengan kemampuan.

Jika memang, setelah dihitung ternyata mengikuti aturan ideal ini membuat Anda tetap kesulitan, berikut ada cara yang lebih mudah.

Investasi sejak dini

Tidak ada salahnya Anda mulai memikirkan masa depan sejak awal. Sebab kita semua harus menyadari kalau kita tak akan selamanya muda, kuat, dan terus bekerja. Setelah tua dan sudah tidak memasuki usia produktif, kita harus memiliki pegangan hidup agar kehidupan kita nantinya tidak melarat.

Menyisihkan penghasilan untuk investasi butuh disiplin dan latihan. Bila 30 persen adalah jumlah yang terlalu besar, dan Anda akan kesulitan untuk membiayai kebutuhan diri. Mulai saja dengan jumlah yang lebih kecil, misalnya 10 persen, atau alokasikan sejumlah dana beberapa ratus ribu saat menerima gaji. Saat penghasilan lebih baik, ini yang perlu Anda tingkatkan porsinya lebih dulu, bukan gaya hidup.


Selanjutnya

Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami



Read This Next



Tweets
Ikuti Kami