Pikir Dua Kali Saat Ingin Merekomendasikan Teman

Oleh Hesti Pratiwi, 5 years ago

Bila seorang teman dekat meminta bantuan, insting Anda tentunya ingin membantunya. Apalagi jika saat ini dia sedang kesulitan dan tak punya pekerjaan. Di luar faktor itu, banyak orang punya keinginan bisa bekerja satu kantor dengan teman dekatnya. “Asyik juga mungkin, ya? Satu kantor sama dia, kita bisa bersenang-senang setiap hari.”

Tetapi sebelum merekomendasikan seorang teman kepada perusahaan tempat bekerja, Anda mungkin harus mempertimbangkannya masak-masak dari berbagai segi. Karena jika salah mempertimbangkan, resikonya tidak hanya Anda bisa kehilangan hubungan baik selama ini, tetapi juga bisa membuat kinerja Anda merosot, atau bahkan kemajuan karir Anda bisa terhambat.

Ini beberapa hal yang harus menjadi pertimbangkan sebelum mengantar CV teman Anda itu ke HRD Manager perusahaan.

Teliti riwayat dan rekam jejak professional

Sebelum memberi rekomendasi, jawab pertanyaan ini: Apakah Anda tahu banyak tentang latar belakang profesional teman Anda? Rekam jejak atau reputasinya? Jawab pertanyaan ini dulu untuk diri sendiri, sebelum Anda menjanjikan apa-apa kepadanya. Jika Anda tidak yakin atau kurang informasi tentang riwayat kerjanya, Anda perlu menyisihkan waktu mengobrol dengannya, menanyakan tentang pekerjaannya terdahulu.

Anda harus selalu mempertimbangkan pengalaman, latar belakang, dan etos kerja. Sebab teman yang asyik untuk diajak nongkrong belum tentu cocok untuk diajak kerja bareng. Diskusikan misi perusahaan dengan teman Anda sebelum Anda membuat rujukan, dan meminta opininya, dengan begitu Anda bisa mendapat gambaran, apakah ia orang yang tepat.

Apakah teman Anda serius menginginkan pekerjaan ini?

Anda tentu tidak ingin memberi rekomendasi ke perusahaan dan atasan bila teman Anda setengah-setengah. Bayangkan jika setelah melalui wawancara, lalu teman Anda tidak tertarik bergabung. Cari tahu apakah teman Anda putus asa untuk pekerjaan apa pun, atau apakah dia punya keinginan untuk menempati posisi tertentu.

Apakah perusahaan ini cocok untuk dia?

Pertimbangkan dan analisa, apakah budaya perusahaan Anda akan cocok bagi teman Anda. Kemudian, lihat gaya kepemimpinan dan etos kerja dari teman Anda, dan juga etos kerja calon atasannya serta calon rekan-rekan setimnya.

Nah, pertimbangkan apakah etos dan budaya kerja kedua belah pihak akan cocok dan pas, atau ternyata ada potensi konflik?

Tingkat keeratan hubungan

Tingkat hubungan Anda dengan si teman juga harus jadi pertimbangkan. Jika saat ini hubungan Anda dengannya kurang baik, kelak dapat menyebabkan drama di tempat kerja yang tidak perlu. Sedangkan jika kalian punya hubungan romantis, seperti pacaran atau bahkan suami istri, kemungkinan besar juga akan menyebabkan drama tempat kerja yang tidak perlu.

Nah yang paling sulit, jika hubungan kalian saat ini kuat, dia adalah teman terbaik dan terdekat Anda. Memang terlihat menyenangkan karena Anda akan bertemu dan bekerja dengan teman terbaik setiap hari. Tetapi potensi kerugiannya, posisi ini bisa membuat pertimbangan-pertimbangan professional menjadi terabaikan. Akibatnya akan berpengaruh pada kinerja.

Di sisi lain, resiko yang bisa terjadi adalah justru hubungan baik kalian bisa menjadi lemah atau bahkan buruk. Efek dari hal-hal yang terkait pekerjaan, mulai dari akibat tekanan kerja hingga keputusan-keputusan sulit.

Tak kalah penting, jika Anda bakal berada dalam satu tim dengannya, bisakah Anda bekerja sama dengannya?  Sekali lagi, teman ini mungkin seseorang yang Anda sayangi, dan cocok dalam  bergaul tapi apakah Anda bisa dan ingin bekerja dengan dia setiap hari?

Bila Anda justru menemukan bahwa teman Anda, orang yang tepat untuk pekerjaan tersebut. Dia memiliki pengalamanan, keterampilan, serta akan sangat cocok bekerja dengan Anda, tim maupun budaya perusahaan, perlu diingat juga jangan terlalu memaksakan rujukan Anda. Biar bagaimanapun manajemen perusahaan akan mempunyai pertimbangan sendiri. Cukup beri rekomendasi, dan alasan ia cocok, selanjutnya biarkan semua berjalan sesuai proses.


Selanjutnya

Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami



Read This Next



Tweets
Ikuti Kami