Mengungkapkan Tawaran Kerja di Perusahaan Lain | Qerja

Mengungkapkan Tawaran Kerja di Perusahaan Lain

Eka Utami, 3 years ago
Mengungkapkan Tawaran Kerja di Perusahaan Lain

Mungkin Anda tidak mau terlalu “buka-bukaan” di hadapan pewawancara kerja. Anda berusaha untuk tidak mengungkapkan tawaran kerja di perusahaan lain. Namun, ketika perekrut benar-benar bertanya: ”Sejauh mana upaya Anda dalam mencari kerja?” Anda bingung harus menjawab dengan cara apa..

Sebelum menjawab pertanyaan, Anda memikirkan berbagai pertimbangan. Pertama, Anda takut perekrut menganggap perusahaannya tidak menjadi prioritas utama. Anda khawatir perekrut akan berbuat sebaliknya dengan tidak menaruh nama Anda sebagai kandidat utama. Lalu, Anda juga berpikir untuk berbohong saja dan mengatakan hal manis tentang perusahaan.

Akhirnya, Anda memutuskan untuk  berbohong. Anda menjawab pertanyaan dengan seperti ini: “Sekarang, saya tidak bisa fokus pada hal lain selain bekerja di perusahaan ini. Sebab saya sangat bersemangat untuk bisa bekerja di sini. Saya sudah mengecek tawaran kerja yang lain. Tetapi, hanya perusahaan Anda yang membuat saya merasa antusias.”

Sebagai informasi, pewawancara sudah mendengar berbagai kata-kata manis dari kandidat lain. Mereka sebenarnya memahami jika seorang kandidat juga mencari pekerjaan di tempat lain. Namun, mereka tidak tahan jika seorang pelamar kerja berbohong. Apalagi dengan mengatakan bahwa seorang pencari kerja sama sekali tidak mencoba tes di perusahaan lain. Jadi, lebih baik jujur saja. Berikut cara mengungkapkan tawaran kerja di perusahaan lain kepada pewawancara kerja seperti disarikan dari Themuse.com.

Berinisiatif mengungkapkan tawaran kerja di perusahaan lain

Jika sudah melalui tahapan wawancara terakhir dengan baik dan merasa akan terpilih sebagai kandidat terbaik, seharusnya Anda bisa jujur saja. Anda dapat mengungkapkan tawaran kerja di tempat lain kepada perekrut. Bahkan, The Muse menyarankan Anda agar berinisiatif mengungkapkan tawaran kerja di perusahaan lain lebih dulu sebelum ditanya.

Setelah sesi wawancara terakhir, Anda bisa mengirim surat elektronik kepada perekrut. Surat tersebut berisi permintaan terkait penjelasan  jobdesk, jenjang karier atau fasilitas asuransi yang belum diterangkan lebih jauh saat wawancara keja. Katakan saja bahwa Anda membutuhkan penjelasan tersebut sebagai dasar sebelum mengambil keputusan untuk perjalanan karier ke depan.

Perekrut akan terkejut saat membaca surat elektronik Anda. Dia tahu bahwa Anda mengungkapkan telah menerima tawaran kerja lain secara tersirat. Dia tidak mau kehilangan kandidat terbaik seperti Anda.

Surat elektronik seperti ini akan memberikan dua keuntungan. Pertama, Anda akan tahu jawaban perusahaan sebelum waktunya. Jika ternyata perusahaan tidak bisa menerima Anda sebagai pegawai, maka Anda bisa fokus mengejar tawaran kerja yang lain. Sementara, jika dugaan Anda benar, maka Anda akan mendapat pengetahuan tambahan sebelum masuk kantor.

Ketika perekrut bertanya tentang tawaran pekerjaan di perusahaan lain beberapa kali



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next