Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Jahil | Qerja

Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Jahil

Eka Utami, 3 years ago
Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Jahil

Mungkin Anda pernah satu kantor dengan rekan kerja yang tampak tidak profesional. Dia suka sekali bercanda. Tapi terkadang dia melakukannya di waktu dan tempat yang tidak tepat. Suatu kali Anda melihatnya membuat wajah lucu di belakang bos yang sedang membicarakan hal penting. Anda menahan tawa setengah mati. Di lain waktu, Anda merasa ada seseorang yang menepuk punggung Anda. Tapi, saat Anda menengok ke belakang, dia buru-buru memalingkan wajah. Rekan kerja yang satu ini juga terkenal sebagai otak dari segala ide jahil saat April Mop

Terkadang Anda merasa kesal saat menghadapi rekan kerja yang bersikap kekanak-kanakan ini. Apalagi kalau Anda menjadi korban kejahilannya. Namun, di lain waktu, Anda juga menjadi salah satu orang yang menertawakan tingkah lucunya. Berikut cara menghadapi rekan kerja yang kekanak-kanakkan seperti disarikan dari Time.com

Abaikan

Apa sih kelakuan rekan kerja yang kekanak-kanakan yang membuat Anda terganggu? Kalau dia hanya membuat wajah jelek, memutar mata, dan cekikikan saat Anda sedang bekerja, maka abaikan saja. Toh, perilakunya tidak akan membuat Anda terluka. Sebab dia bahkan tidak menyentuh Anda. Tapi, kalau sang rekan kerja sampai menimbulkan suara jahil yang berisik, maka tinggalkan dia. Anda bisa pindah ke ruang atau area duduk yang lebih tenang. Kalau Anda malas beranjak dari meja, maka pakailah headphone untuk meredam kebisingan.

Hadapi dan bicarakan

Sejak kecil Anda selalu diajarkan untuk menghadapi masalah sendiri. Ketika Anda bersilih dengan teman sepermainan, maka orangtua akan membiarkan anak-anak bernegosiasi dan saling bermaafan. Anda juga bisa menghadapi rekan kerja yag kekanak-kanakan dengan cara yang sama. Kalau kejahilannya sudah sangat mengganggu, maka Anda bisa mendatangainya dan bicara. Anda harus memberitahukan kalau perilakunya sudah kelewatan dan bahkan mengganggu pekerjaan orang lain. Sebab, mungkin dia tidak merasa telah menyakiti orang lain.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next