Membuat Surat Penolakan Lamaran Kerja | Qerja

Membuat Surat Penolakan Lamaran Kerja

Eka Utami, 3 years ago
Membuat Surat Penolakan Lamaran Kerja

Ditolak memang tidak enak. Mungkin Anda pernah merasa terpuruk ketika mengetahui bahwa perusahaan impian tidak bisa menerima Anda sebagai pegawai. Perasaan sakit hati akan bertahan beberapa hari, kemudian Anda bangkit dan mencari kerja lagi.




Tetapi, digantung malah bikin bingung. Mungkin Anda juga pernah melamar ke perusahaan, mengikuti beberapa tes, namun tidak mendapat konfirmasi lanjutan. Anda dibiarkan menduga-duga dan memupuk harapan. Selang beberapa lama, Anda baru tahu bahwa posisi yang dilamar sudah terisi.

Anda mungkin pernah mengalami kedua kondisi di atas. Terkadang Anda menerima keputusan penolakan lamaran kerja. Di lain waktu, Anda tidak mendapat kejelasan dari perusahaan  yang dilamar. Memang, tidak semua perusahaan mengirimkan surat penolakan lamaran kerja kepada kandidat pegawai yang tak memenuhi persyaratan. Alasannya hanya karena mereka tidak punya waktu untuk mengirimkan surat kepada banyak orang. Namun, ada juga perusahaan yang memang sengaja tidak mengirim surat penolakan karena sedang bertaruh. Mereka berpikir jika pegawai yang terpilih untuk menduduki posisi lowong ternyata tidak bekerja dengan baik, maka bisa memanggil “kandidat cadangan”.

Bagaimanapun, sebaiknya perusahaan memberi informasi kepada kandidat yang tidak terpilih dalam seleksi kerja. Perusahaan tidak perlu mengeluarkan dana besar untuk mengirim surat penolakan lewat pos. Namun, staf divisi sumber daya manusia memang harus meluangkan waktu untuk menyusun surat penolakan kemudian mengirimkannya lewat email. Tidak terlalu berat bukan? Asal ada kemauan, semua bisa dilakukan. Berikut cara menyusun surat penolakan lamaran kerja seperti disarikan dari Thebalance.com.

Subjek surat

Anda tidak perlu menulis subjek surat secara terang-terangan seperti:”Penolakan Lamaran Kerja”. Hal itu akan terasa kasar. Lagipula, kandidat mungkin tidak akan membaca surat Anda karena terlanjur sakit hati. Anda bisa menuliskan sbjek surat yang umum, misalnya: “Job Application – Nama Kandidat”. Pastikan tidak ada nama kandidat yang terlewat.

Template

Anda hanya perlu membuat satu surat untuk semua kandidat yang ditolak. Template. Anda hanya perlu menyesuaikan nama pelamar dan posisi yang dilamar di setiap surat –jika perusahaan membuka lowongan untuk beberapa posisi-.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next