Tiga Fakta tentang Multitasking | Qerja

Tiga Fakta tentang Multitasking

Eka Utami, 3 years ago
Tiga Fakta tentang Multitasking

Mungkin Anda sering melihat seseorang yang berjalan sambil mengetik email di handphone, atau mendengarkan musik sambil membaca koran di kereta. Sementara Anda sendiri juga sering membuka beberapa halaman pekerjaan di layar komputer. Anda merasa bisa melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu. Padahal belum tentu.

Menurut Profesor Departemen Psikologi dri Universitas Texas, Arthur Markman, saat manusia melimpahkan perhatian pada beberapa hal, maka otak akan terbebani. Pada akhirnya menurunkan produktivitas seseorang. Sampai di titik ini, Anda masih percaya kalau bisa melakukan kegiatan multitasking? Kalau Anda masih merasa hebat dan bisa melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu, simak dulu beberapa fakta tentang multitasking seperti disarikan dari Livescicence.com.

Multitasking membuat stres

Profesor dari Departemen Informatika di Universitas California, Gloria Mark, melakukan penelitian tetang multitasking di tempat kerja. Dia menghitung frekuensi perpindahan perhatian seseorang dari satu tugas ke tugas lainnya. Mark ingin mengetahui bagaimana multitasking berpengaruh pada mood dan tingkat stres pegawai.

Penelitian dilakukan pada 36 orang selama tiga hari. Mereka menggunakan kamera untuk melihat ekspresi wajah dan alat pendeteksi kebohongan untuk mencatat detak jantung dan konduktivitas stres.

Berdasarkan hasil penelitian, pegawai yang melakukan multitasking tidak bisa menghabiskan banyak waktu untuk fokus pada satu hal. Seseorang mengganti aktivitas setiap tiga menit sepanjang hari. “Kebanyakan orang mengeluhkan bahwa mereka merasa terbakar dan stres,” kata Mark.

Multitasking bisa dilakukan jika salah satu tugas kegiatan rutin

Menurut Profesor bidang Psikologi dari Universitas Michigan, David Meyer, multitasking bukanlah jalan keluar yang efektif dan efisien untuk menyelesaikan tugas dalam jumlah banyak. Namun, kita bisa saja melakukan pembagian waktu yang sempurna. Asalkan salah satu tugas adalah kegiatan rutin.

Manusia bisa melakukan keseimbangan antara kerja yang membutuhkan kemampuan mental dan fisik yang tidak berkaitan. Misalnya, seseorang bisa melipat baju sambil mendengar laporan cuaca dari radio tanpa menemukan banyak masalah.Pada kasus ini, melipat baju merupakan kegiatan fisik mudah yang rutin dilakukan. Sementara mendengarkan radio adalah kegiatan yang membutuhkan konsentrasi. Keduanya tidak berkaitan.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next