Kelly Tandiono: Membongkar Mitos Dunia Modeling | Qerja

Kelly Tandiono: Membongkar Mitos Dunia Modeling

Qerja, 4 years ago
Kelly Tandiono: Membongkar Mitos Dunia Modeling
Model selalu menjadi profesi yang kontroversial, terutama di Indonesia. Ada banyak mitos yang membayang-bayangi profesi model. Namun apakah mitos tersebut hanya sekedar mitos malah fakta? Saat ditemui Qerja, Kelly Tandiono membongkar mitos seputar profesi yang telah dia geluti selama 13 tahun ini.

Apakah seorang model harus muda?

Kalau yang dimaksud sebagai muda adalah wajah baru dan fresh, jawabannya ya! Tapi kebanyakan designer lebih memilih model yang lebih berpengalaman dan dewasa.

Jadi apakah tidak mungkin bagi model untuk mulai agak terlambat?

Jika kamu ingin menjadi topmodel memulai di umur 25 tahun mungkin agak terlambat, tapi kalau hanya untuk mencari pengalaman saya rasa masih mungkin. Menurut saya umur yang pas adalah setelah selesai kuliah sekitar 21 tahun. Tapi jika kamu orang yang berkemauan kuat, kamu bisa mulai lebih awal. Karena banyak orang yang bekerja sebagai model ketika masih kuliah berakhir tidak melanjutkan pendidikannya. Kebanyakan dari mereka menyesal di kemudian hari.

Apakah benar model harus kurus?

Tidak harus kurus sebenarnya. Semua orang punya tipe tubuh masing-masing, tapi yang paling penting adalah seorang model harus bisa membuat pakaian yang dipakainya terlihat bagus. Ini anggapan masyarakat umum yang sebenarnya tidak benar. Model do eat!

Apakah benar semua hal sudah diatur dan ditanggung oleh agensi?

Saya kurang paham kalau di Indonesia karena saya punya manager pribadi. Tapi ketika saya bekerja di luar negeri, memang agensi yang mempersiapkan tiket, uang saku, dan apartment. Mereka juga yang mencarikan pekerjaan untuk kami. Yang harus kami lakukan hanya datang ke tempat casting. Apapun casting yang diberikan oleh agensi, kami harus datangi. Tapi di akhir kontrak mereka akan mengambil biaya itu dari pembayaran kita.

Apakah penting bagi seorang model untuk mengetahui tren fashion terbaru?

Ya. Pada dasarnya seorang model pasti akan tahu tren fashion terbaru karena kami memakainya setiap saat di fashion show. Tapi jika kita membicarakan tren untuk dipakai, saya lebih memilih untuk memiliki tren sendiri. Saya tidak terlalu mengikuti tren karena saya lebih suka menjadi berbeda.

Apakah seorang model selalu hidup glamor?

Banyak orang berpikir model pasti hidupnya menyenangkan, mewah, glamor karena kami selalu tampil percaya diri dengan pakaian bagus dan mewah ketika di catwalk dan majalah. Tapi di belakang panggung, kebanyakan model tidak memiliki ruang tunggu pribadi kecuali dia seorang model terkenal. Kebanyakan model pun sebenarnya kehidupan pribadinya tidak glamor.

Ada banyak anggapan dimana banyak orang berpikir model sering berpakaian terbuka?

Sebenarnya kalau dilihat-lihat, banyak orang saat ini yang berpakaian terbuka. Jadi sebenarnya walaupun kadang-kadang kita harus berpakaian agak terbuka, tapi pasti ada batasannya.

Di dunia modeling apakah kata-kata ‘Client Is The King’ berlaku?

Tergantung, biasanya jika di dalam sebuah fashion show ada model yang tidak nyaman dengan pakaiannya, mereka bisa mendiskusikannya dengan designer. Dan biasanya sang designer akan lebih memilih untuk menukar pakainnya karena pasti dia ingin modelnya tampil maksimal. Walaupun memang klien kita tetap yang menentukan semua hal, tapi ada ruang untuk diskusi.

Apakah di Indonesia ada pasar bagi model yang memiliki wajah unik?

Saya rasa agak sulit. Karena di Indonesia masih ada stereotype tentang perempuan impian. Kulit putih, rambut panjang, dll. Kalau di modeling memang agak sulit tapi kalau di akting tidak.
Nah, tertarik jadi model? Baca juga saran Kelly Tandiono tentang bagaiman cara untuk menjadi model sukses: Hal-hal yang Harus Diketahui Untuk Menjadi Model Sukses
Foto: Instagram @Kelly_Tandiono


Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next