Berhenti dari Pekerjaan Baru | Qerja

Berhenti dari Pekerjaan Baru

Eka Utami, 3 years ago
Berhenti dari Pekerjaan Baru

Penyesalan memang selalu datang belakangan. Terkadang, Anda baru menyadari kalau salah memilih tempat kerja setelah melewati hari pertama di kantor. Ternyata, bekerja di perusahaan impian tidak sesuai ekspektasi. Anda merasa tidak cocok dengan budaya kerja dan lainnya.

Anda langsung merasa tidak betah berada di tempat kerja. Tapi, Anda menghadapi dilema. “Apakah saya bisa resign meski baru beberapa hari bekerja?” demikian pikir Anda. Selain itu, Anda juga takut kalau berhenti dari pekerjaan baru akan merusak perjalanan karier di masa mendatang. Maka, sebelum benar-benar resign, Anda harus menimbang beberapa risiko ini.

Anda akan membuat bos dan rekan kerja marah. Mereka berpikir bahwa posisi lowong di perusahaan telah terisi. Atasan Anda sudah membuat pembagian kerja yang merata. Sementara rekan kerja merasa senang karena kehadiran Anda membuat beban kerjanya berkurang. Tapi, kalau Anda tiba-tiba berhenti, maka mereka akan patah hati dan kesulitan karena kekurangan tenaga kerja.

Anda tidak akan bisa bekerja di perusahaan itu lagi. Kebanyakan perusahaan tidak bisa menerima kembali pegawai yang telah mengundurkan diri. Apalagi, orang yang memutuskan pergi dari kantor beberapa hari setelah masuk kerja.

Anda akan melukai reputasi kampus. Ketika Anda resign terlalu cepat, maka atasan akan memberi cap buruk pada almamater Anda. Dia menyamaratakan perilaku Anda dengan orang lain yang lulus dari kampus Anda. Dia berpikir untuk tidak memekerjakan lulusan dari universitas tempat Anda berkuliah dulu.

Anda akan membangun jalur karier yang tidak sehat. Jika Anda berhasil berhenti dari perusahaan dalam beberapa hari, mungkin Anda akan melakukannya lagi di masa mendatang. Anda menjadi tipe orang yang tidak setia dan tidak loyal pada perusahaan. Jika ada peraturan perusahaan yang tidak sesuai dengan gaya kerja Anda, maka Anda langsung ingin resign. Lalu, apa definisi tempat kerja yang sempurna menurut Anda.

Anda (mungkin) harus membayar denda. Sekarang coba cek peraturan perusahaan. Beberapa perusahaan menetapkan penalti untuk orang yang berhenti kerja dari sebelum melewati masa kerja tertentu. Biasanya nilai denda yang dikenakan cukup besar. Apakah Anda sanggup membayarnya?

Di sisi lain, Anda juga harus memikirkan diri sendiri. Saat merasa tidak nyaman di kantor, maka Anda akan merasa stres. Lama-kelamaan hal ini akan mengganggu kesehatan psikologis, emosional dan bahkan fisik Anda. Jadi, Anda menganggap lebih cepat berhenti, lebih baik. Kalau Anda menunda kepergian, maka bisa jadi merugikan orang lain. Anda malah bekerja dengan ogah-gahan, membuat banyak kesalahan, dan menunjukkan performa kerja yang rendah. Akhirnya Anda malah akan mengganggu keuangan perusahaan juga.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next