Perbedaan Hard skill dan Soft skill di Dunia Kerja | Page 2 | Qerja

Perbedaan Hard skill dan Soft skill di Dunia Kerja

Eka Utami, 2 years ago
Perbedaan Hard skill dan Soft skill di Dunia Kerja

Baca Juga : Hard Skill vs Soft Skill, Lebih Penting Mana?

Soft skill

Agar Sesi Brainstorming Lebih Produktif

Sementara itu, soft skill adalah atribut dan ciri kepribadian seseorang yang memengaruhi hubungan interpersonal di tempat kerja. Di dunia kerja, soft skill juga sama pentingnya dengan hard skill. Beberapa jenis soft skill yaitu karakteristikk seperti kepemimpinan, empati komunikasi, hingga etika.

Perusahaan tidak selalu mencantumkan soft skill di iklan lowongan kerja, kecuali untuk pekerjaan tertentu. Misalnya, untuk pekerjaan terkait hubungan masyarakat, perusahaan akan menuliskan syarat: bisa berkomunikasi dengan baik. Untuk mencari tahu lebih jauh tentang soft skill yang dibutukan perusahaan, calon pegawai bisa melakukan penelitian kecil-kecilan misalnya dengan menyelami situs web perusahaan atau bertanya dengan pegawai yang sudah bekerja.

Seorang pegawai bisa memelajari hard skill dari mentor di kantor. Kemudian, manajemen bisa mengukur perkembangan keterampilannya berdasarkan hasil pekerjaan. Adapun soft skill tidak bisa dipelajari dengan hafalan. Kemampuan ini lebih kompleks dan melibatkan kecerdasan emosional dan empati. Keterampilan tersebut mungkin tidak bisa diajarkan oleh mentor. Tapi, perusahaan bisa saja memanggil instruktur khusus agar bisa meningkatkan soft skill pegawai.

Pada akhirnya, hard skill dan soft skill sama-sama penting. Jika menguasai keduanya, maka Anda bisa bisa mengerjakan pekerjaan dengan baik di dunia nyata. Agar Anda bisa mendapat pekerjaan di kantor impian, maka asah hard skill dan soft skill yang dibutuhkan perusahaan. –Qerja.com

qc-jkt-2019

Baca Juga : Enam Soft Skill Yang Paling Dicari Menurut Pemimpin HR LinkedIn

Sumber Foto: Flickr



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next