Etika Makan di Meja Kerja | Qerja

Etika Makan di Meja Kerja

Eka Utami, 2 years ago
Etika Makan di Meja Kerja

Pasti Anda sering mendengar nasihat untuk tidak makan siang di meja kerja. Namun, saat pekerjaan menumpuk, Anda jadi terpaksa memesan makanan dan memakannya di depan layar komputer. Di lain waktu, saat harus lembur, Anda ingin sekali mengunyah kudapan sambil bekerja. Maka Anda membuka bungkus keripik kentang, dan memakannya sembari menyelesaikan beberapa laporan.

Mungkin tempat kerja Anda memang tidak menerapkan aturan ketat terkait makan di meja kerja. Namun, jangan sampai kegiatan makan siang atau cemilan di kantor mengganggu orang lain. Berikut etika makan di meja kerja seperti disarikan dari Worketiquette.co.uk.

Makanan praktis

Jika Anda mau makan di meja kerja, kalau bisa pilihlah makanan yang sederhana, praktis, dan ringkas. Misalnya sepiring spaghetti, sandwich atau pie. Intinya, makanan Anda tersaji dalam satu wadah dan bisa dimakan dengan menggunakan satu sendok dan garpu. Hindari makan makanan yang harus disajikan dengan cara yang lebih rumit. Contohnya, Anda ingin makan nasi dan soto yang disajikan terpisah. Dengan begitu, Anda harus memenuhi meja kerja dengan piring nasi dan mangkuk soto.

Jangan makan di meja kerja saat ada kunjungan klien

Kalau mengetahui ada klien yang akan datang ke kantor, maka sebaiknya Anda tidak makan di meja kerja. Meskipun klien tersebut berencana bertemu dengan bos atau rekan kerja, bukan dengan Anda. Bayangkan saat klien masuk ke kantor, menuju ruang pertemuan, dan melewati meja kerja Anda yang penuh dengan makanan. Apa yang akan dia pikirkan? Mungkin dia akan menganggap perusahaan tempat Anda bekerja terlalu berantakan.

Jangan makan sambil menelepon

Bagi Anda yang selalu bekerja dengan telepon, sebaiknya tidak makan saat bekerja. Makanlah saat jam istirahat. Beberapa perusahaan mendapati pegawai bagian call center makan di meja kerja. Mereka mengunyah keripik kentang, dan beberapa kudapan lainnya. Ketika tiba-tiba telepon berbunyi, maka mereka tidak siap. Tangan mereka masih berminyak dan penuh bumbu makanan. Sementara makanan yang ada di mulut belum habis tertelan. Bagaimana jika pelanggan di ujung telepon mendengar suara sendawa? Tentu hal itu sangat memalukan.

Jangan makan makanan berbau menyengat

Aroma makanan pedas yang kaya rempah-rempah bisa memenuhi ruangan kerja. Bagi Anda, makanan itu menggugah selera. Namun, hal ini belum tentu menyenangkan buat rekan kerja Anda. Lalu, siapa yang harus menghindari bau menyengat tersebut? Tentu saja Anda. Kalau ingin menikmati makanan yang berbau menyengat, sebaiknya Anda makan di tempat lain.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next