Merancang Pertanyaan Wawancara Untuk Dapatkan Kandidat Terbaik | Qerja

Merancang Pertanyaan Wawancara Untuk Dapatkan Kandidat Terbaik

Steffi Teowira, 2 years ago
Merancang Pertanyaan Wawancara Untuk Dapatkan Kandidat Terbaik

Perkara wawancara tidak hanya membuat calon pegawai gugup dan pusing tujuh keliling, tapi juga rekruiter. Untuk merancang sesi wawancara yang bisa menghasilkan kandidat pegawai terbaik tidaklah mudah, karena dibutuhkan waktu dan sedikit usaha ekstra, lebih dari sekedar menanyakan sederet pertanyaan klise.

Bukan berarti pertanyaan unik dan super rumit seperti yang digunakan Google dulu juga pasti memberi hasil efektif. Buktinya, kini Google juga sudah tidak lagi mengandalkan pertanyaan-pertanyaan kompleks untuk memilah kandidat.

Jadi, bagaimana caranya menciptakan sesi wawancara yang berpeluang tinggi menemukan kandidat berkualitas?

1. Hindari pertanyaan terlalu mudah

Mayoritas perusahaan menggunakan pertanyaan dasar yang mudah dipersiapkan terlebih dulu seperti “Apa kelebihan Anda?” atau “Mengapa Anda memilih perusahaan ini?”. Panduan menjawab pertanyaan-pertanyaan wawancara umum tidak sulit ditemui di internet, sehingga kandidat bisa menghafalnya hingga terdengar sempurna, walau mungkin tidak sepenuhnya sesuai karakteristik mereka yang sebenarnya.

Tidak ada yang salah dengan memiliki template pertanyaan, tapi jika Anda ingin proses penyaringan talenta lebih ketat untuk mendapat yang terbaik, coba sisihkan waktu untuk membuat daftar pertanyaan yang disesuaikan untuk setiap posisi pekerjaan dan tidak terlalu mudah ditebak.

BACA JUGA: Rahasia Memperoleh Pegawai Terbaik Menurut Pemimpin HR Google 

2. Jangan terlalu terpaku pada pengalaman kandidat

Pertanyaan yang karena metode yang berhasil di perusahaan lain, belum tentu cocok diaplikasikan di perusahaan baru dengan budaya yang berbeda. Sebuah riset bahkan menemukan bahwa pertanyaan mengenai proyek lama yang pernah dipegang kandidat hanya punya tingkat kesuksesan 12 persen dalam menentukan performa individu tersebut.

Selain menghubungi nomor kontak rekomendasi, memang tidak banyak informasi tambahan yang bisa digunakan untuk mengukur potensi kandidat selain pengalamannya. Namun jangan menetapkan keputusan hanya berdasarkan pengalaman kandidat yang tampak impresif.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next