Bolehkah “Mark Up” Gaji Terakhir Saat Wawancara Kerja? | Page 2 | Qerja

Bolehkah “Mark Up” Gaji Terakhir Saat Wawancara Kerja?

Qerja, 4 years ago
Bolehkah “Mark Up” Gaji Terakhir Saat Wawancara Kerja?

Ketika mendapat panggilan interview segera lakukan riset atau investigasi kecil-kecilan mengenai standar gaji di perusahaan dan posisi yang akan Anda lamar. Tanyakan hal ini sedikitnya kepada tiga orang yang pernah bekerja di perusahaan tersebut atau orang yang mengisi posisi seperti yang Anda lamar. 

Berapa kisaran yang pantas? Anda bisa meminta kenaikan hingga 30 persen, asalkan berdasarkan informasi yang Anda kumpulkan memang menemukan perusahaan yang akan Anda lamar memang menggaji rata-rata karyawannya lebih tinggi dari tempat Anda bekerja sekarang. Untuk mengetahui berapa standar gaji ini mudah saja, cek di tab Gaji di Qerja.com.

#3. Jangan panik kalau telanjur keceplosan

Seringkali karena merasa nyaman, saat wawancara kita terlalu asyik mengobrol tanpa sadar bahwa pewawancara atau HRD menggiring pelamar untuk memperoleh informasi tentang gaji yang diperoleh di tempat bekerja sekarang. Jika keceplosan, cara merebut kembali kendali Anda adalah fokus membeberkan kesuksesan di tempat bekerja sekarang. Ceritakan pengalaman menarik. Kalau ada jelaskan kompensasi atau bonus yang Anda peroleh dari perusahaan. Pastikan Anda mendapat kompensasi dan benefit yang lebih baik di tempat yang baru. —Qerja.com

Baca juga:



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next