Perhatikan “Aturan” Membawa Anak ke Kantor | Qerja

Perhatikan “Aturan” Membawa Anak ke Kantor

Qerja, 4 years ago
Perhatikan “Aturan” Membawa Anak ke Kantor

Kita tahu sebagai ibu bekerja membagi waktu tidak sesederhana matematika dasar. Tinggal jumlah, kurangkan, atau bagi. Kadang-kadang (sering bahkan) segalanya tidak selalu berjalan sesuai rencana. Maka membawa anak ke kantor sudah menjadi pemandangan biasa. Pasangan suami istri bekerja sering menghadapi dilema seperti itu ketika mbak pengasuh resign atau tidak kembali lagi dari pulang kampung.

Mau tak mau, sebelum mendapat pengganti yang baru, membawa anak ke kantor menjadi salah satu alternatif jika Anda tak bisa menitipkan anak ke kerabat atau day care. Namun, perhatikan beberapa aturan berikut ini jika Anda ingin mengajak anak ke kantor.

Beritahu atasan Anda

Jika Anda terpaksa membawa anak ke kantor minta izin kepada atasan atau HRD sehari sebelumnya disertai alasan. Tekankan bahwa hal ini dilakukan karena situasi terpaksa dan hanya sesekali. Satu hal lagi, pastikan kehadiran anak di kantor tidak akan mengganggu pekerjaan Anda dan teman-teman sekantor.

Ada baiknya Anda meminta dukungan dari teman sekantor. Hal ini penting agar Anda bisa bekerja nyaman, tidak sembunyi-sembunyi dan teman bisa memaklumi situasi Anda.

Bekerja lebih cepat

Usahakan bekerja cepat. Buat skala prioritas, selesaikan pekerjaan yang mendekati tenggat waktu terlebih dahulu. Sisanya selesaikan besok atau bawa pulang ke rumah. Sebab, anak Anda bisa rewel jika merasa bosan. Akibatnya, mengganggu rekan kerja Anda.

Pilih hari yang tepat 

Pastikan Anda tidak sedang ada rapat penting atau janji temu dengan orang baik di dalam maupun di luar kantor. Bawa anak ke kantor saat Anda tidak sedang terlalu sibuk, atau saat dikejar deadline. Suasana akan jadi lebih menyenangkan. Apalagi jika teman-teman sekantor Anda cukup pengertian dan menyukai anak-anak.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next