Lingkungan Kerja yang Bisa Membangun Kepercayaan Karyawan | Qerja

Lingkungan Kerja yang Bisa Membangun Kepercayaan Karyawan

Eka Utami, 1 year ago
Lingkungan Kerja yang Bisa Membangun Kepercayaan Karyawan

Lingkungan kerja dapat mengeluarkan potensi ‘terbaik’ atau ‘terburuk’. Jadi pemimpin perusahaan dan manajer senior harus memastikan menyediakan ruang kerja yang sehat dan produktif untuk karyawan. Terlebih lagi jika  Anda ingin mereka mencapai potensi terbaiknya.

Lingkungan kerja yang produktif

Sebagai bagian dari memahami pentingnya lingkungan kerja yang produktif, manajemen perlu mencari tahu apa yang dapat membentuk ruang bisnis yang kreatif. Dengan kata lain, seberapa pentingnya budaya di tempat kerja terhadap stabilitas dan pertumbuhan sebuah perusahaan? Dan, apa yang dibutuhkan untuk memiliki lingkungan kerja yang menyenangkan?

Sebagai studi kasus, coba lihat awal berdirinya sebuah perusahaan startup sebagai salah satu acuan mengenai lingkungan kerja. Awal berdirinya perusahaan startup biasanya adalah sebuah siklus yang sibuk, seru dan intens. Tim kerja biasanya hanya beberapa orang, karena biasanya perusahaan startup tidak memiliki banyak uang untuk merekrut banyak pegawai dan di luar keperluan-keperluan dasar. Ruang kerjanya pun biasanya sangat sederhana, tanpa ada hiasan-hiasan tambahan atau peralatan kantor yang mewah. Anggota tim sangat terlibat dalam bisnis dan dengan sesama anggota. Ada budaya semangat dan kebahagian tersendiri karena tingkat kepuasan kerja yang sangat tinggi.

Sayangnya, tingkat semangat ini akan mati seiring hilangnya masa-masa euforia. Inilah momen yang harus di perhatikan agar Anda dan tim dapat melakukan sesuatu untuk mempertahankan lingkungan kerja yang kreatif. Berikut adalah beberapa tips untuk menciptakan budaya kerja yang kuat sehingga meningkatkan kepercayaan karyawan kepada perusahaan seperti disarikan dari Inc.com.

Mengubah penampakan fisik: pengaturan kursi, pemanas dan pendingin

Anda harus memastikan lingkungan kerja fisik agar bisa dirasa nyaman oleh staf yang bekerja di dalamnya. Oleh karenanya, hal-hal seperti AC kantor dan sistem pemanas harus dikelola oleh perusahaan spesialis. AC dan pemanas harus dicek secara berkala, dan diganti bila dibutuhkan untuk memastikan udara tersaring dengan baik dan suhu ruangan tetap stabil.

Ruangan kantor yang terlalu panas atau terlalu dingin (atau mungkin keduanya) akan berdampak negatif bagi karyawan. Baik panas dan dingin diketahui dapat mengurangi fungsi kerja otak. Dengan kata lain, penting untuk memastikan suhu lingkungan merata di seluruh area kerja dan tidak ada titik yang terlalu dingin atau terlalu panas di seluruh ruang kerja. Lebih jauh lagi, beberapa orang dapat bekerja lebih optimal dalam kondisi yang lebih hangat, sementara beberapa orang lainnya memilih suhu yang lebih dingin. Sulit untuk menemukan suhu medium yang bisa membuat semua senang; bagaimanapun juga, berkomunikasi dengan staf akan membantu manajemen menemukan solusi.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next