Google Berpotensi Dituntut Karena Permasalahan Budaya Kerja | Qerja

Google Berpotensi Dituntut Karena Permasalahan Budaya Kerja

Steffi Teowira, 2 years ago
Google Berpotensi Dituntut Karena Permasalahan Budaya Kerja

Selama ini, Google sering tampak menempati posisi atas di daftar tempat kerja terbaik di dunia. Tak hanya prestise dan benefit menarik yang ditawarkan, budaya kerjanya yang mengutamakan kreativitas dan keberagaman juga menjadi daya tarik tersendiri.

Meski begitu, baru-baru ini mencuat kabar tak sedap bahwa budaya kerja cemerlang Google mungkin hanya citra semata dan situasi internal perusahaan tidak seideal yang ditampilkan di media.

Pegawai wanita Google diduga dibayar lebih rendah dari pria

Menurut laporan oleh Guardian, lebih dari 60 pegawai wanita Google, baik mantan pegawai maupun pegawai yang masih bekerja, sedang mempertimbangkan untuk mengajukan tuntutan hukum terhadap raksasa teknologi tersebut.

Mereka menuduh Google telah menciptakan budaya kerja yang tidak sehat bagi pegawai wanita, mulai dari gaji yang lebih kecil dibanding rekan pria meski memiliki kualifikasi dan posisi sama, hingga kesulitan mendapat promosi dan berkembang dalam perusahaan.

Beberapa pegawai wanita menyatakan dibayar US$40.000 lebih sedikit dari kolega pria yang mengerjakan hal yang sama, sementara ada yang digaji dua pertiga nominal gaji kolega pria.

Satu mantan senior manajer bahkan mengaku pernah punya bawahan pria yang digaji lebih tinggi darinya. Ia sendiri keluar setelah kewalahan menghadapi banyak keluhan pegawai tentang seksisme dan diskriminasi di tempat kerja.

Juru bicara Google mengklaim, “60 orang adalah sampel yang sangat kecil. Bagaimanapun juga, pasti ada perbedaan gaji berdasarkan lokasi, posisi, dan performa. Namun proses ini tidak berhubungan dengan jenis kelamin.”



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next