3 Bahasa Tubuh yang Harus Dihindari Saat Meeting

Oleh Steffi Teowira, 5 years ago
Let’s get physical in the conference room—tidak, tidak seperti yang Anda bayangkan. Jika ucapan Anda diibaratkan pakaian, maka bahasa tubuh adalah aksesori yang dapat menambah apik maupun menjatuhkan citra Anda. Hindari 3 gestur tubuh utama di bawah ini dan aplikasikan tips kami untuk meeting selanjutnya. 1. Hindari: Postur Tubuh Kurang Tepat Jangan membungkuk atau duduk bersandar terlalu santai. Semua ini adalah tanda-tanda kalau Anda tidak tertarik mendengarkan topik yang dibicarakan lawan bicara. Lakukan: Rileks, Tapi Jangan Terlalu Rileks Tentu saja bukan berarti Anda perlu duduk tegap kaku. Rileks saja. Ketika Anda berbicara, duduk sedikit condong mengarah ke lawan bicara dengan punggung yang tegap agar Anda tampak lebih atentif. Hindari bahasa tubuh gestur body language di ruang meeting 2. Hindari: Terlalu Banyak dan Terlalu Sedikit Kontak Mata Kontak mata yang stabil adalah unsur yang penting dalam percakapan dua arah, termasuk interaksi antara pembicara dan audiens saat rapat sedang berlangsung. Anda mungkin pernah mendengar atau membaca bahwa menghindari kontak mata memberi sinyal kalau Anda sedang berbohong atau tidak menghormati lawan bicara Anda. Namun sebaliknya, kontak mata terlalu intens juga menimbulkan kesan kurang jujur, seakan-akan Anda sedang menyembunyikan sesuatu dan mencoba mengkompensasinya dengan terus-menerus memandang lawan bicara. Hindari bahasa tubuh gestur body language di ruang meeting Lakukan: Kontak Mata Secukupnya Menjaga adanya kontak mata menunjukkan kalau Anda konsisten dan bisa dipercaya. Sebaliknya, jika Anda adalah audiens, kontak mata menunjukkan rasa hormat dan memberi kesan kalau Anda benar-benar memberi perhatian penuh pada pembicara. Berapa lama baiknya menjaga kontak mata? Beberapa detik sesekali, pertahankan interaksi. 3. Hindari: Menyilangkan Tangan di Depan Tubuh Bahasa tubuh ini adalah salah satu gestur yang paling sering disalahartikan. Melakukan pose defensif ini mengirim pesan bahwa Anda sedang tidak ingin berdiskusi atau sedang kesal. Singkatnya, Anda benar-benar memberi kesan adanya sebuah dinding tak tampak antara Anda dan lawan bicara. Mungkin Anda tidak bermaksud memberi kesan seperti itu, tapi untuk amannya, hindari saja. Lakukan: Let Them Rest Letakkan tangan di pangkuan Anda atau di samping tubuh ketika meeting sedang berlangsung. Untuk memberi kesan percaya diri saat mengkomunikasikan pandangan Anda, coba gestur “steepling”: telapak tangan menghadap satu sama lain namun hanya jari-jari yang bersentuhan. Hindari bahasa tubuh gestur body language di ruang meeting Bahasa tubuh Anda mengungkapkan banyak hal tentang kepribadian dan sikap Anda, jadi berhati-hatilah dengan apa yang tidak Anda katakan, namun kuncinya adalah untuk membaca gestur dari kolega dan lawan bicara Anda.   BACA JUGA: 4 Trik Mengusir Gugup Sebelum Wawancara Kerja 6 Tips Menghilangkan Grogi Saat Presentasi Mastering the Art of Salary Negotiation


Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami



Read This Next



Tweets
Ikuti Kami