Ketika Terjebak di Lift Bersama Bos Besar. Apa yang Harus Dilakukan? | Qerja

Ketika Terjebak di Lift Bersama Bos Besar. Apa yang Harus Dilakukan?

Eka Utami, 2 years ago
Ketika Terjebak di Lift Bersama Bos Besar. Apa yang Harus Dilakukan?

Lift kantor bisa menjadi saksi bisu berbagai kejadian unik. Misalnya, ketika suatu hari Anda berangkat ke kantor pagi-pagi sekali. Anda tidak memikirkan apa pun selain tumpukan pekerjaan yang menanti. Gedung perkantoran tempat Anda bekerja masih sepi. Anda senang bisa datang lebih awal dengan pikiran yang masih segar sehingga bisa lebih produktif. Tapi, ketika Anda memasuki lift, tiba-tiba ada orang lain yang menyusul: dia adalah CEO di perusahaan tempat Anda bekerja. Anda tidak mungkin pura-pura tidak kenal, sebab Anda dan bos sama-sama tahu kalau menekan angka untuk sampai ke lantai yang sama.

Tiba-tiba Anda merasa canggung luar biasa. Anda tidak tahu harus berkata apa dan bersikap bagaimana. Waktu 90 detik di dalam lift pun terasa lama.

Hubungan antara Anda dengan manajer yang bekerja sehari-hari dan bos besar tentu saja berbeda. Jadi, sebenarnya, Anda bisa memanfaatkan momen ini untuk membangun hubungan dengan para eksekutif yang mungkin berada di luar jangkauan. Apalagi kalau Anda adalah staf junior atau karyawan baru yang tidak pernah bekerja langsung dengan mereka. Berikut hal yang harus dilakukan jika Anda terjebak di lift dengan bos besar seperti disarikan dari Fast Company.

Membaca situasi

qc-jkt-2019

Pertanyaan pertama yang Anda rasakan saat terjebak di lift dengan bos besar adalah: “Apakah yang harus saya katakan?” Kemudian otak Anda berusaha keras memikirkan topik terbaik yang bisa diangkat. Sapaan ringan seperti senyuman ramah, ataupun ucapan selamat pagi mungkin masih wajar untuk dilakukan. Tap, obrolan lanjutan belum tentu harus dilakukan.

Anda harus memerhatikan situasi. Jika Anda meliha ada orang lain di lift, misalnya asisten pribadi bos besar atau pegawai lain yang masuk bersamaan, maka sebaiknya tidak perlu bercakap-cakap lebih lanjut, apalagi mengangkat topik besar. Lebih baik simpan pertanyaan pada kesempatan lain saat Anda berdua saja dengannya atau di forum resmi.

Jika Anda melihat wajah bos sedang kusut, mungkin dia sedang tenggelam dalam pikiran untuk pertemuan penting atau pengambilan keputusan yang sulit. Kalau kondisinya demikian, maka biarkan dia sendiri. Anda hanya perlu lakukan kontak mata ketika bos masuk ke lift, mengangguk tanda hormat, dan kemudian diam saja.

Mengajak bicara

Berbeda halnya jika bos Anda masuk ke lift dengan wajah sumringah. Begitu dia menyadari bahwa Anda adalah pegawainya, dia langsung menyapa. Situasi seperti ini tampaknya cukup baik untuk memulai sebuah obrolan. Anda bisa membuka percakapan tentang pengalaman menarik yang mungkin dialaminya di akhir pekan lalu atau basa-basi tentang kondisi cuaca.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next