Tipe Pegawai yang Dibenci HR | Qerja

Tipe Pegawai yang Dibenci HR

Eka Utami, 3 years ago
Tipe Pegawai yang Dibenci HR

Orang-orang terpilih yang cocok untuk divisi Human Resource (HR) biasanya memiliki ketertarikan akan perilaku manusia. Pegawai HR biasanya menyukai semua orang. Tapi, tunggu, ternyata tidak semua orang.

Sebagian pegawai yang diurus divisi HR terasa menyebalkan. Lama-lama tim HR juga bisa menjadi sinis pada mereka. Berikut tipe-tipe pegawai kantor yang tidak disukai divisi HR seperti disarikan dari Inc.

Pembangkang

Karyawan ini merasa tidak perlu tunduk pada peraturan apa pun. Datang tepat waktu? Lupakan. Selalu memainkan teleponnya? Pasti. Hal terburuk tentang para pembangkang bukan tentang pegawai itu sendiri. Tapi bos mereka yang membiarkan perilaku negatif itu berlanjut. Masalahnya, di kebanyakan perusahaan manajer HR tidak bisa memecat orang secara langsung. Mereka hanya bisa merekomendasikannya. Jadi, semua terserah kepada manajer untuk membuat keputusan akhir.

Ambisius, namun tidak kompeten

Tim HR senang dengan pekerja keras yang ingin menaiki tangga kesuksesan. Maka HR mengembangkan program khusus seperti pelatihan untuk orang-orang ini. Namun, tim HR tidak suka orang-orang yang sebenarnya tidak pandai dalam pekerjaan, namun tetap berpikir bisa menanjak karier. Pada akhirnya, mereka terkesan memaksakan mendapat promosi. Padahal, semua hal butuh proses. Mereka seharusnya menyadari keterbatasan keterampilan diri dan berusaha mengasah keahliannya.

Pengadu

Jika Anda dilecehkan secara seksual, maka tim HR berharap Anda memberi tahu dengan segera. Apabila Anda mendapati perilaku ilegal dalam bentuk apapun di kantor, tim HR akan menyediakan waktu untuk bertemu. Tapi, Anda tidak perlu sedikit-sedikit melaporkan perilaku rekan kerja yang sering datang terlambat pada HR. Sebab, bila keterlambatan seseorang mengganggu ritme kerja tim, maka manajer yang akan melaporkan pada divisi HR. Lalu, jika atasan Anda makan siang dua jam, tidak perlu diadukan juga. Justru Anda harus bersukacita karena tidak ada bos yang mengawasi. Lagipula, orang yang telah duduk di kursi manajer tahu caranya mengelola waktu dan pekerjaan.

Karyawan tidak mengenal batas (1)

Jika pegawai butuh waktu untuk menangani masalah medis atau pribadi, staf HR akan membantu dengan menyiapkan dokumen pendukung. Tapi, staf HR bukan perawat atau pekerja sosial apalagi tempat curhat. Sebagian pegawai merasa perlu menceritakan dengan detail masalahnya. Misalnya pegawai yang mengungkapkan masalah detail di balik izin cuti yang diajukan. Staf HR tidak perlu mendengarnya.

Karyawan tidak mengenal batas (2)



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next



Punya masalah dan dilema karir?
Kini kami punya solusi untuk Anda.

Ask the Expert!
Ikuti Kami