Etika Mengundang Rekan Kerja ke Acara Pernikahan | Qerja

Etika Mengundang Rekan Kerja ke Acara Pernikahan

Steffi Teowira, 2 years ago
Etika Mengundang Rekan Kerja ke Acara Pernikahan

Acara pernikahan biasanya diadakan oleh pengantin untuk berbagi kebahagiaan mereka pada kerabat dan teman dari berbagai lingkungan, termasuk tempat kerja.

Namun, menyebar undangan ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Perlukah mengundang si dia dari ruang sebelah? Perlukah mengundang atasan? Agar tidak salah langkah dan jadi stress, ikuti panduan etika mengundang rekan kerja ke acara penting Anda.

1. Bicarakan dengan pasangan

Sama seperti tamu lainnya, topik tamu dari tempat kerja juga perlu dibahas bersama. Apakah pasangan Anda sendiri akan mengundang kolega dan bosnya? Jika sama-sama sepakat tidak akan mengundang, maka tidak usah diundang, kecuali punya budget berlebih, Anda berteman dekat dengan rekan kerja, atau ada situasi lain seperti yang dijabarkan di poin-poin selanjutnya.

2. Undang yang dekat

Anda memang tidak perlu mengundang satu kantor, apalagi jika jumlah pegawainya ratusan. Tergantung budget, Anda bisa memilih mengundang satu tim atau departemen tertentu, atau sekaligus tidak mengundang siapapun untuk menghindari ketidaknyamanan. Tentu canggung rasanya jika Anda mengundang sebagian, tapi mengacuhkan sebagian lainnya. Anda tidak ingin berisiko ada kolega yang sakit hati, bukan?

Alternatifnya, jika Anda sehari-hari cukup dekat dengan kolega tertentu, misalnya sering makan siang bersama atau hang out bareng di luar jam kerja, Anda boleh mengundangnya.

3. Jangan menyebar-nyebarkan info



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next