5 Kesalahan Umum Saat Menulis Cover Letter | Qerja

5 Kesalahan Umum Saat Menulis Cover Letter

Qerja, 4 years ago
5 Kesalahan Umum Saat Menulis Cover Letter

Ada banyak alasan mengapa mengapa Anda telah mengirimkan banyak lowongan pekerjaan namun jarang dipanggil untuk wawancara. Salah satu biang keladinya mungkin adalah cover letter Anda, alias isi surat lamaran kerja, baik dalam bentuk surat fisik maupun email. Jika CV mungkin menunjukkan jenjang pendidikan, pengalaman, dan keahlian Anda,  cover letter yang baik dapat menjadi media untuk menunjukkan kepribadian Anda dan seberapa cocok Anda dengan budaya perusahaan tersebut. Di beberapa industri, cover letter bahkan menjadi penentu diterima atau tidaknya seseorang untuk bekerja.

1. Terlalu Panjang atau Terlalu Singkat
Seorang recruiter atau hiring manager mungkin membaca beberapa cover letter sehari dan ketika mereka sampai di cover letter yang isinya berlembar-lembar, besar kemungkinan cover letter tersebut tidak akan dibaca dengan saksama atau malah tidak dibaca sama sekali.


Jika Anda ingin cover letter Anda diperhatikan, tahan keinginan Anda untuk bercerita panjang lebar dan jangan berpikir untuk umbar kisah hidup. Keep it professional. Apa standarnya? Cukup sepanjang satu halaman file Microsoft Word.

2. Terlalu Arogan atau Terlalu Rendah Hati
Sebelum proses wawancara, cover letter adalah kesempatan Anda untuk ‘jual diri’, jadi tonjolkan keahlian dan prestasi yang Anda miliki, apa yang telah Anda capai, dan skill yang Anda miliki. Di sisi lain, pilih kata-kata Anda dengan cermat agar tidak terkesan berlebihan. Kami tahu Anda adalah “teknisi yang hebat” atau “programmer berbakat”, tapi hindari menggunakan kalimat deskriptif dalam surat Anda. Cukup fokus pada deskripsi prestasi yang relevan dengan posisi yang Anda lamar.

qc-jkt-2019

3. Kesalahan Pengejaan dan Kosa Kota
Perhatikan tata bahasa Anda karena sedikit banyak, mereka merefleksikan tingkat ketelitian dan tanggung jawab Anda. Jika Anda berpikir, “Loh, kan yang dibaca banyak. Mungkin saja recruiter tidak memperhatikan hal sepele begitu,” coba tanyakan pada diri Anda sendiri seberapa besar Anda menginginkan pekerjaan ini. Apakah Anda berani mengambil risiko lamaran dibuang hanya karena banyak typo?

4. Satu Cover Letter Untuk Semua



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next