Tips Kerja Bareng Rekan yang Lelet | Qerja

Tips Kerja Bareng Rekan yang Lelet

Eka Utami, 3 years ago
Tips Kerja Bareng Rekan yang Lelet

Geregetan. Begitulah rasanya kerja bareng rekan yang lamban. Dia butuh waktu yang sangat lama untuk menyelesaikan satu tugas. Dia bukan pemalas. Tapi, mungkin dia ingin sempurna. Masalahnya, waktu tidak bisa menunggu. Kalau si lelet ini ada di dalam sebuah tim, tentu saja akan merusak ritme kerja anggota lainnya. Misalnya saja ketika data yang dia kerjakan adalah materi yang harus diolah anggota tim yang lain. Karena kelambanannya, akhirnya tim gagal memenuhi target, dan bahkan dianggap tidak kompeten.

Lalu bagaimana menghadapi rekan kerja yang lelet ini? Meski sudah ditegur berulang kali, dia tetap saja terlambat menyelesaikan pekerjaannya. Sementara Anda tidak mungkin jadi mandor dan menungguinya bekerja setiap saat. Berikut tips dan trik kerja bareng rekan yang lelet seperti disarikan dari The Nest.

Cek masalah. Sejauh mana perilaku rekan kerja yang lamban memengaruhi kinerja Anda? Apakah Anda pernah merasakan sendiri dan berada satu tim dengannya? Kalau Anda hanya pernah mendengar gosip atau cerita teman sekantor tentang kelambanan rekan kerja, maka tak perlu banyak menggerutu. Lebih baik Anda menjaga jarak, meminimalisir interaksi denganya dalam konteks pekerjaan. Jika terpaksa harus satu tim dengannya, bila memungkinkan, Anda bisa meminta beralih proyek atau meminta berpasangan dengan rekan kerja lain.

Bicara. Daripada menggosipkan rekan kerja di belakangnya. Lebih baik Anda bicara terang-terangan. Anda bisa mengajaknya makan siang atau minum kopi bersama saat jam istirahat. Anda bisa berterus terang dan memberi tahu tentang situasi yang terjadi di dalam tim akibat cara kerjanya yang lamban. Kemudian, Anda bisa memahami sudut pandangnya dalam bekerja. Apakah dia perfeksionis? Apakah dia memang orang yang terlalu hati-hati? Ataukah dia kurang kompeten? Lalu, tawarkan perspektif Anda sendiri dengan cara yang tidak konfrontatif. Usulkan solusi untuk memberi keuntungan kepada rekan kerja, seperti kelonggaran untuk bekerja dari rumah, atau memberikan proyek yang paling sesuai dengan keahliannya. Anda bahkan bisa menyarankan agar dia mendapatkan pelatihan lebih lanjut.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next