Cara Mengecek Tawaran Pekerjaan Asli atau Palsu | Page 2 | Qerja

Cara Mengecek Tawaran Pekerjaan Asli atau Palsu

Eka Utami, 2 years ago
Cara Mengecek Tawaran Pekerjaan Asli atau Palsu

Pada penawaran kerja yang dikirimkan via email tersebut, hanya ada beberapa syarat yang dicantumkan. Misalnya, hanya persyaratan umum terkait usia dan pendidikan terakhir. Anda tidak akan syarat keterampilan yang dibutuhkan terkait pekerjaan. Pada titik ini, Anda sudah harus curiga. Anda dapat memilih untuk mengabaikan email atau memberikan tes pada pengirim surat elektronik. Mintalh deskripsi pekerjaan lengkap untuk menentukan keaslian tawaran pekerjaan. Jika pengirim email adalah orang jahat yang mengirimkan tawaran kerja palsu, mereka akan menjawab: “jangan khawatir, kami akan memberikan pelatihan penuh “.

Email tidak profesional

Anda akan melihat bahwa tulisan mereka buruk, dengan banyak kesalahan gramatikal. Jika Anda menerima surat penawaran pekerjaan dengan masalah kapitalisasi, tanda bacayang hilang (atau terlalu banyak), dan tata bahasa yang buruk, maka dapat mengindikasikan bahwa tawaran tersebut tidak nyata. Jika menerima lampiran, sebaiknya jangan dibuka. Kemungkinan lampiran tersebutbesar berisi virus yang akan menginfeksi komputer Anda.

Selain itu, tawaran kerja palsu juga biasa dikirim dari akun email gratis seperti gmail.com. Penawaran pekerjaan yang otentik dikirim dari email terdaftar perusahaan. Beberapa penipu bisa mengecoh dengan membuat email template yang mirip dengan nama perusahaan, namun mungkin dengan tanda hubung yang aneh. Jika Anda tidak yakin, salin alamat email ke mesin pencari, kemudian lihat apakah ada orang lain yang menyampaikan keluhan tentang tawaran kerja palsu terkait “perusahaan” tersebut.

Tidak ada informasi kontak

Tanda peringatan lainnya adalah bila tidak ada informasi kontak, termasuk nomor telepon atau alamat perusahaan pada email yang disampaikan. Logo perusahaan juga akan terlihat terdistorsi atau resolusi rendah. Ingatlah bahwa tawaran pekerjaan resmi akan ditulis dengan kop surat perusahaan yang menyertakan logo dan informasi kontak mereka.

Anda diminta untuk membayar

Setelah menerima tawaran kerja, Anda diminta membayar untuk beberapa perangkat lunak yang akan digunakan di tempat kerja. Jika perusahaan meminta bayaran dari Anda, maka tawaran kerja tersebut sangat patut dicurigai sebagai tawaran palsu. Biasanya, perusahaan yang akan menanggung semua biaya rekrutmen. Lagipula, kandidat pegawai bekerja untuk mendapat uang, bukan membayar untuk menghidupi perusahaan. –Qerja.com

Sumber Foto: Flickr

 



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next